empty
 
 
13.04.2026 11:37 AM
GBP/USD. Analisis dan Perkiraan

This image is no longer relevant

Pasangan GBP/USD memulai pekan baru dengan celah turun (bearish gap). Namun, harga spot berhasil rebound dari level terendah sesi Asia dan kini diperdagangkan di atas level psikologis kunci 1.3400.

Sentimen risiko global memburuk setelah gagalnya pembicaraan damai antara AS dan Iran pada akhir pekan, yang memperkuat dolar AS sebagai mata uang cadangan utama dan menambah tekanan pada GBP/USD. Negosiasi tersebut berakhir tanpa hasil yang berarti meskipun hampir 21 jam berlangsung intensif. Selain itu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan dimulainya blokade Selat Hormuz oleh Angkatan Laut AS, yang meningkatkan risiko eskalasi di Timur Tengah dan mengancam gencatan senjata rapuh yang baru berumur dua minggu.

This image is no longer relevant
Pada saat bersamaan, perkembangan geopolitik terbaru telah menyebabkan lonjakan signifikan dalam harga minyak, yang memperkuat kekhawatiran akan inflasi. Ini terjadi setelah informasi pada hari Jumat menunjukkan bahwa inflasi di AS pada bulan Maret mencapai level tertinggi dalam empat tahun terakhir. Sebagai dampaknya, para investor mungkin harus mengesampingkan harapan untuk pemotongan suku bunga dari Federal Reserve dan lebih fokus untuk memantau kemungkinan kenaikan suku bunga tahun ini. Harapan ini mendorong peningkatan imbal hasil obligasi Treasury AS, yang pada gilirannya memberikan dukungan lebih lanjut bagi dolar. Namun, sikap hawkish dari Bank of England berkontribusi untuk membatasi penurunan pada GBP/USD.
This image is no longer relevant

Sinyal dari Bank of England tentang kemungkinan peningkatan suku bunga pada bulan April meningkatkan ancaman bagi ekonomi yang masih sangat sensitif terhadap fluktuasi harga energi akibat ketegangan dengan Iran. Ini bisa membuat para trader menghindari untuk mengambil posisi beli yang terlalu agresif pada pound. Dengan demikian, lebih bijak untuk menunggu adanya momentum beli yang stabil sebelum mengambil langkah yang bertujuan untuk melanjutkan pemulihan kuat terakhir pada GBP/USD.

Dalam analisis teknikal, pasangan mata uang ini sedang berusaha menembus ke atas Simple Moving Average (SMA) 200 hari yang sangat krusial, bersamaan dengan area pertemuan SMA 100 hari dan SMA 50 hari yang juga penting. Jika para buyer berhasil, dominasi seller mungkin akan berkurang dalam waktu dekat. Target kenaikan selanjutnya bagi para buyer adalah tingkat 1. 3485.

Jika harga tidak mampu bertahan di atas 1. 3380, hal ini bisa mempercepat penurunan menuju SMA 20 hari yang ada di sekitar 1. 3322. Saat ini, indikator osilator menunjukkan sinyal yang bervariasi, tetapi Relative Strength Index telah bergerak ke wilayah positif, yang menunjukkan adanya keunggulan bullish di pasar.

Tabel di bawah ini menunjukkan persentase perubahan dolar AS terhadap mata uang utama hari ini. Dolar AS mencatat kinerja terkuat terhadap pound Inggris.

This image is no longer relevant

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.