empty
 
 
16.06.2026 01:06 PM
Semakin banyak detail yang terungkap, semakin jelas pula perbedaan pendapat

Sementara Gedung Putih secara aktif mendorong kesepakatan Iran, euro, pound, dan aset berisiko lainnya kehilangan nilai terhadap dolar karena semakin banyak detail yang muncul, semakin jelas terlihat bahwa para pihak masih memandang kesepakatan tersebut secara berbeda.

This image is no longer relevant

Fakta bahwa teks nota kesepahaman belum juga dipublikasikan sudah menambah tekanan pada pasar. Penandatanganan resmi ditunda hingga Jumat, 19 Juni. Di KTT G7 di Prancis, presiden mengatakan bahwa dokumen tersebut mungkin baru akan tersedia setelah hari Jumat.

Kontradiksi utama menyangkut pembayaran untuk pelayaran melalui Selat Hormuz. Trump bersikeras: "Selat itu akan terbuka dan bebas." Namun kantor berita Iran, Fars, melaporkan sebaliknya: Teheran hanya menyetujui kebebasan pelayaran selama 60 hari, setelah itu berniat menerapkan biaya. Ini adalah perbedaan yang signifikan—upaya untuk memonetisasi transit melalui selat di tengah perang inilah yang dalam beberapa pekan terakhir membuat pasar gelisah. Jika Iran benar-benar berupaya memberlakukan pungutan setelah dua bulan, seluruh proses negosiasi akan terancam.

Jalur Lebanon tetap menjadi sumber ketidakpastian lain. Israel melanjutkan operasi terhadap Hezbollah, dan pihak AS telah menyatakan bahwa penarikan pasukan Israel dari Lebanon bukan merupakan syarat kesepakatan. Trump berkomentar, "Hezbollah, kita perlu sedikit berbicara dengan mereka." Bagi pasar, ini berarti salah satu titik ketegangan utama yang menjadi tuntutan Iran masih belum terselesaikan.

Sementara itu, Gedung Putih tengah mengedarkan butir-butir pembicaraan kepada para sekutu yang menekankan kesiapan Trump untuk melanjutkan serangan jika Iran gagal memenuhi persyaratan.

Semua ini telah mengurangi optimisme pasar meskipun harga minyak turun untuk hari keempat berturut-turut, indeks saham AS menguat, dan obligasi menguat. Perusahaan pelayaran minyak yang melintasi Selat Hormuz mengambil sikap lebih berhati-hati: perusahaan pelayaran mengatakan mereka memerlukan kejelasan lebih besar sebelum mengarahkan kapal melalui selat tersebut. Pernyataan Trump sebelumnya sudah sering diabaikan di sektor ini—tanpa publikasi teks konkret dengan jaminan keamanan yang jelas, pemulihan penuh arus lalu lintas masih menjadi persoalan beberapa minggu, bukan beberapa hari.

Dengan latar belakang ini, pasar valuta asing merespons cepat, mengurangi permintaan aset berisiko dan menguatkan dolar secara menyeluruh.

Dari sisi teknikal, prospek EUR/USD menunjukkan bahwa pembeli sebaiknya mengincar level 1,1600. Hal itu akan membuka peluang untuk menguji 1,1620. Dari sana, pasangan ini berpotensi mencapai 1,1645, meski pergerakan di atas level tersebut tanpa dukungan pelaku besar akan sulit. Di sisi bawah, hanya minat beli yang signifikan di sekitar 1,1565 yang kemungkinan akan memicu aksi besar dari pemain utama. Jika dukungan tersebut tidak muncul, langkah yang bijak adalah menunggu terbentuknya posisi terendah baru di 1,1535 atau mempertimbangkan posisi beli dari 1,1505.

Untuk GBP/USD, pembeli pound sterling perlu menembus resisten terdekat di 1,3415 untuk menargetkan 1,3440. Kenaikan di atas level tersebut kemungkinan akan sulit, dengan target lanjutan di 1,3460. Jika pasangan ini melemah, kubu bearish akan berupaya merebut kendali di 1,3385. Penembusan tegas di bawah 1,3385 kemungkinan akan sangat merusak posisi bullish dan dapat mendorong GBP/USD menuju 1,3360, dengan potensi penurunan lanjutan hingga 1,3330.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.