empty
 
 
25.06.2026 12:56 AM
XAG/USD. Analisis Harga. Prakiraan. Silver Mengalami Aksi Jual, Turun 4,62% dalam Sehari

This image is no longer relevant

Pada hari Rabu, silver (XAG/USD) melanjutkan penurunan korektifnya, turun ke bawah $60 per troy ounce. Harga saat ini belum pernah terlihat sejak Desember 2025.

"Logam putih" tersebut tetap berada di bawah tekanan signifikan karena ekspektasi pengetatan kebijakan moneter AS yang terus mendukung penguatan dolar.

This image is no longer relevant

Penurunan harga perak terbaru terjadi di tengah perubahan tajam ekspektasi pasar terkait suku bunga. Rapat Federal Reserve baru-baru ini menunjukkan sikap yang jelas hawkish, sehingga memicu spekulasi mengenai kemungkinan kenaikan biaya pinjaman dalam beberapa bulan mendatang. Menurut data CME FedWatch, pelaku pasar kini memperhitungkan probabilitas tinggi kenaikan suku bunga hingga akhir tahun.

Perkembangan ini terus memperkuat dolar AS; penguatan ini menyebabkan penurunan harga logam mulia yang dinyatakan dalam mata uang Amerika. Dolar yang kuat menjadikan perak kurang terjangkau bagi pembeli internasional, sementara tingkat suku bunga yang tinggi mengurangi daya tarik aset yang tidak memberikan imbal hasil, seperti perak.

Di samping itu, hasil obligasi pemerintah AS juga meningkat sejalan dengan perubahan harapan investor di tengah situasi inflasi yang ada. Kekhawatiran tentang tingginya harga energi dan kekuatan ekonomi AS telah menurunkan prediksi mengenai dimulainya penurunan kebijakan dalam waktu dekat.

Para pelaku pasar sekarang mengalihkan perhatian mereka kepada indeks harga PCE, yang akan dirilis pada hari Kamis. Jika data inflasi keluar di atas harapan, hal ini bisa memperkuat prediksi pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut dan memberi tekanan tambahan pada perak. Sebaliknya, jika data inflasi lebih rendah atau lebih lembut, ini bisa menawarkan sedikit dukungan bagi pasar logam mulia dan membantu menstabilkan harga setelah tekanan jual baru-baru ini.

Dari sudut pandang teknikal, kegagalan terbaru untuk menembus EMA dan SMA 200 hari masih mendukung posisi bearish. Selain itu, indikator osilator berada di area negatif, yang menegaskan dominasi penjual di pasar. Namun, Indeks Kekuatan Relatif (RSI) telah memasuki zona oversold, yang menunjukkan kemungkinan terjadinya koreksi atau konsolidasi bearish. Agar tekanan dapat berkurang, pihak bullish perlu berupaya lagi untuk menembus rata-rata pergerakan penting tersebut.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.