Lihat juga
Uji level 1.3188 terjadi ketika indikator MACD sudah bergerak jauh di atas garis nol, yang membatasi potensi kenaikan pasangan ini. Karena alasan inilah saya tidak membeli pound.
Dari perspektif dasar, pembelian pound tidak layak, karena laporan penjualan ritel yang dikeluarkan oleh Confederation of British Industry (CBI) menunjukkan penurunan besar yang jauh di bawah prediksi para ekonom. Sepanjang laporan terbaru, indikator tersebut menurun menjadi -54 poin, yang menandakan sinyal yang mengkhawatirkan bagi ekonomi Inggris. Penurunan tajam dalam penjualan ritel semacam ini menunjukkan adanya peningkatan rasa pesimisme di kalangan konsumen dan kemungkinan perlambatan dalam kegiatan konsumsi.
Data ekonomi Amerika Serikat yang akan dirilis hari ini akan mempengaruhi arah pergerakan GBP/USD dengan lebih besar. Perubahan yang signifikan dalam data Produk Domestik Bruto (PDB) AS bisa menjadi indikasi berlanjutnya pertumbuhan ekonomi, yang akan berdampak langsung pada suasana investasi dan kepercayaan konsumen. Namun, fokus utama akan tertuju pada Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE), yang merupakan ukuran utama untuk tekanan inflasi yang dipantau oleh Federal Reserve. Hasil dari indikator ini akan sangat berpengaruh pada kebijakan moneter di masa depan. Jika indeks tersebut menunjukkan adanya percepatan inflasi, ini bisa mendorong The Fed untuk mengencangkan kebijakan lebih lanjut, termasuk kemungkinan peningkatan suku bunga. Ini, pada gilirannya, akan mendukung nilai dolar AS dan memberikan tekanan pada pound.
Untuk strategi intraday saya, saya terutama akan mengandalkan penerapan Skenario No. 1 dan No. 2.
Sinyal Beli
Skenario No. 1: Saya berencana membeli pound hari ini saat harga mencapai titik masuk di sekitar 1.3175 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan hingga 1.3215 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di sekitar 1.3215, saya berencana menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah, menargetkan pergerakan 30–35 poin dari level tersebut. Penguatan yang lebih signifikan pada pound hari ini baru bisa diharapkan jika inflasi AS menunjukkan penurunan yang tajam.
Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik.
Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli pound hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 1.3154 sementara indikator MACD berada di area jenuh jual. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan dapat memicu pembalikan tren naik (bullish). Dalam kasus ini, kenaikan menuju level berlawanan di 1.3175 dan 1.3215 dapat diharapkan.
Sinyal Jual
Skenario No. 1: Saya berencana menjual pound hari ini setelah terjadi penembusan ke bawah level 1.3154 (garis merah pada grafik), yang dapat memicu penurunan cepat pada pasangan tersebut. Target utama bagi penjual adalah 1.3114, di mana saya berencana menutup posisi jual dan segera mempertimbangkan membuka posisi beli berlawanan arah, dengan target rebound sebesar 20–25 poin. Tekanan terhadap pound kemungkinan akan bertahan hari ini jika inflasi meningkat.
Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun.
Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual pound hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 1.3175 sementara indikator MACD berada di area jenuh beli. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan dapat memicu pembalikan tren turun (bearish). Dalam kasus ini, penurunan menuju level berlawanan di 1.3154 dan 1.3114 dapat diharapkan.
Penjelasan Grafik:
Penting: Trader Forex pemula harus sangat berhati-hati saat memutuskan untuk masuk ke pasar. Sebaiknya hindari pasar menjelang laporan fundamental utama untuk menghindari terjebak dalam fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memilih untuk trading selama rilis berita, selalu pasang perintah stop-loss untuk meminimalkan kerugian. Tanpa itu, Anda bisa kehilangan seluruh deposit Anda dengan sangat cepat—terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen uang dan trading dalam volume besar.
Dan ingat: trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang diuraikan di atas. Membuat keputusan spontan berdasarkan situasi pasar saat ini adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday sejak awal.