empty
 
 
22.04.2026 04:38 AM
Gambaran Umum EUR/USD. 22 April. Negosiasi Akan Tetap Berlangsung

This image is no longer relevant

Pasangan mata uang EUR/USD diperdagangkan sangat tenang pada hari Selasa, meskipun ada banyak rilis berita. Sudah sejak lama kami berhenti memberi perhatian besar pada data makroekonomi, karena data tersebut tidak memicu reaksi pasar apa pun. Pada hari Selasa, hanya laporan sekunder yang dipublikasikan, yang praktis tidak berdampak pada pasangan EUR/USD. Akibatnya, fokus pasar kembali beralih ke isu geopolitik.

Harus diakui bahwa belakangan ini pasar bereaksi jauh lebih tenang terhadap peristiwa geopolitik dibandingkan beberapa minggu lalu. Perlu diingat bahwa negosiasi antara AS dan Iran tidak terlaksana pada akhir pekan, dan Selat Hormuz tetap ditutup sepanjang akhir pekan. Faktanya, Teheran menolak untuk berpartisipasi dalam putaran kedua negosiasi sampai Washington mencabut blokade terhadap Selat Hormuz. Namun, pada hari Selasa diumumkan bahwa putaran kedua negosiasi memang akan berlangsung. Belum diketahui kapan tepatnya hal itu terjadi, tetapi memiliki sedikit harapan untuk perdamaian tetap lebih baik daripada kembali menghadapi perang.

Pada prinsipnya, pasar tidak merespons secara positif terhadap kabar bahwa negosiasi akan berlangsung di Islamabad, dan Wakil Presiden AS JD Vance sudah berangkat untuk menghadirinya. Menurut pandangan kami, hal ini tidak mengherankan, karena latar belakang geopolitik berubah hampir setiap hari. Jika pasar bereaksi terhadap setiap kabar yang muncul, harga akan berfluktuasi secara liar. Karena itu, pasar memilih strategi yang berbeda. Kini pasar hanya bereaksi terhadap informasi yang telah terkonfirmasi dan benar-benar memiliki bobot. Negosiasi gagal? Baik, tetapi situasi di Timur Tengah belum memburuk sejauh layak untuk didiskonkan ke dalam harga. Negosiasi tetap akan berlangsung? Baik, tetapi kedua pihak belum mencapai kesepakatan apa pun yang patut dirayakan.

Alhasil, banyak pelaku pasar mengambil posisi sederhana—menunggu. Kami berpendapat bahwa AS dan Iran tidak akan mencapai kesepakatan mengenai bahan bakar nuklir, namun setidaknya mereka bisa sepakat untuk terus berunding. Perlu diingat bahwa tenggat gencatan senjata dua minggu berakhir hari ini, sehingga peluang berlanjutnya perang cukup nyata. Namun, tidak ada pihak yang menginginkan perang: baik Trump maupun Iran. Kedua pihak tidak ingin mengalah, tetapi juga tidak ingin berperang. Terutama Trump, bagi siapa perang berkepanjangan di Timur Tengah setara dengan kekalahan.

Dengan demikian, sebagaimana telah kami perkirakan, mata uang euro saat ini sedang mengalami koreksi setelah dua minggu penguatan. Ini murni koreksi teknikal sambil menunggu berita yang benar-benar berdampak. Karena itu, koreksi turun dimungkinkan pekan ini. Untuk prospek jangka lebih panjang EUR/USD, kami tidak melihat alasan untuk mengharapkan penurunan. Bahkan faktor geopolitik pun sudah tidak lagi mendukung dolar seperti sebelumnya. Dan jika kita mengesampingkan geopolitik, dolar AS tidak memiliki keunggulan yang tersisa. Alhasil, apakah negosiasi berlanjut atau tidak dan apakah perang berlanjut atau tidak, kami hanya mengantisipasi pelemahan dolar AS.

This image is no longer relevant

Rata-rata volatilitas pasangan mata uang EUR/USD selama 5 hari perdagangan terakhir per 22 April sebesar 59 pip, yang dikategorikan "rata-rata". Kami memperkirakan pasangan ini akan bergerak di kisaran 1,1686 hingga 1,1804 pada hari Rabu. Channel regresi linear bagian atas telah berbalik turun, mengisyaratkan tren bearish. Namun, dalam kenyataannya, tren naik 2025 dapat berlanjut. Indikator CCI telah memasuki area jenuh beli dan membentuk divergensi bearish, yang mengindikasikan potensi koreksi turun.

Level Support Terdekat:

  • S1 – 1,1719
  • S2 – 1,1658
  • S3 – 1,1597

Level Resistance Terdekat:

  • R1 – 1,1780
  • R2 – 1,1841
  • R3 – 1,1902

Rekomendasi Trading:

Pasangan EUR/USD melanjutkan pergerakan naik di tengah meredupnya pengaruh faktor geopolitik terhadap sentimen pasar. Latar belakang fundamental global untuk dolar tetap sangat negatif, sehingga dalam jangka panjang kami masih memperkirakan pasangan ini akan menguat. Jika harga berada di bawah moving average, posisi jual dapat dipertimbangkan dengan target di 1,1686 dan 1,1658 berdasarkan pertimbangan teknikal. Posisi beli relevan ketika harga berada di atas moving average, dengan target di 1,1841 dan 1,1902. Pasar secara bertahap mulai meninggalkan faktor geopolitik, dan dolar kehilangan satu-satunya pendorong pertumbuhannya.

Penjelasan Ilustrasi:

Channel regresi linear membantu mengidentifikasi tren saat ini. Jika keduanya mengarah ke satu sisi yang sama, berarti tren saat ini cukup kuat;

Garis moving average (pengaturan 20,0, diperhalus) menentukan tren jangka pendek dan arah utama yang sebaiknya diikuti dalam aktivitas trading saat ini;

Level Murray adalah level target untuk pergerakan dan koreksi;

Level volatilitas (garis merah) menunjukkan prediksi channel harga tempat pasangan mata uang ini kemungkinan bergerak selama hari berikutnya, berdasarkan volatilitas saat ini;

Indikator CCI – ketika memasuki area jenuh jual (di bawah -250) atau area jenuh beli (di atas +250) mengindikasikan bahwa tren akan segera berbalik ke arah berlawanan.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.